Modul 6

Posted: Desember 19, 2010 in Praktikum Linux

LAPORAN PRAKTIKUM
LINUX

DNS SERVER

Hasan Fadli
123090089
PLUG 11

Asisten : I Putu Jistha M

TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” YOGYAKARTA
2010

 

 


BAB I
LANDASAN TEORI

Pengertian dari DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.

DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bila perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain, contohnya adalah penunjukan sumber universal (URL) dan alamat e-mail. DNS menghubungkan kebutuhan ini.

Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik. Label paling kanan menyatakan top-level domain – domain tingkat atas/tinggi (misalkan, alamat www.wikipedia.org memiliki top-level domain org). Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Catatan: “subdomain” menyatakan ketergantungan relatif, bukan absolut. Contoh: wikipedia.org merupakan subdomain dari domain org, dan id.wikipedia.org dapat membentuk subdomain dari domain wikipedia.org (pada prakteknya, id.wikipedia.org sesungguhnya mewakili sebuah nama host – lihat dibawah). Secara teori, pembagian seperti ini dapat mencapai kedalaman 127 level, dan setiap label dapat terbentuk sampai dengan 63 karakter, selama total nama domain tidak melebihi panjang 255 karakter. Tetapi secara praktek, beberapa pendaftar nama domain (domain name registry) memiliki batas yang lebih sedikit. Terakhir, bagian paling kiri dari bagian nama domain (biasanya) menyatakan nama host. Sisa dari nama domain menyatakan cara untuk membangun jalur logis untuk informasi yang dibutuhkan; nama host adalah tujuan sebenarnya dari nama sistem yang dicari alamat IP-nya. Contoh: nama domain http://www.wikipedia.org memiliki nama host “www”.

DNS memiliki kumpulan hirarki dari DNS servers. Setiap domain atau subdomain memiliki satu atau lebih authoritative DNS Servers (server DNS otorisatif) yang mempublikasikan informas tentang domain tersebut dan nama-nama server dari setiap domain di-”bawah”-nya. Pada puncak hirarki, terdapat root servers- induk server nama: server yang ditanyakan ketika mencari (menyelesaikan/resolving) dari sebuah nama domain tertinggi (top-level domain).

 

 

BAB II
PEMBAHASAN

DNS merupakan suatu jenis sistem yang melayani pemetaan IP Address ke FQDN (Fully Qualified Domain Name) dan dari FQDN ke IP Address. Fungsi utama dari suatu sistem DNS adalah menerjemahkan nama-nama host (hostnames) menjadi nomor IP (IP Address) atau sebaliknya.

Pada sistem operasi UNIX, DNS diimplementasikan dengan menggunakan software Berkeley Internet Name Domain (BIND). BIND ini memiliki dua sisi, yaitu sisi client dan sisi server. Sisi client disebut resolver. Resolver ini bertugas membangkitkan pertanyaan mengenai informasi domain name yang dikirimkan kepada sisi server. Sisi server BIND ini adalah sebuah daemon yang disebut named. Ia yang akan menjawab query-query dari resolver yang diberikan kepadanya.

Langkah – langkah untuk membuat domain name, yaitu :

  1. Untuk membuat domain sendiri maka kita menggunakan sebuah software bernama bind. Cek dulu apakah komputer kita sudah terinstal bind dengan menuliskan perintah sudo dpkg –l | grep bind9 pada terminal. Jika belum muncul sintaks seperti di bawah ini berarti komputer kita belum terinstal bind.
  2. Kemudian kita mulai mengkonfigurasi file /etc/bind/named.conf dengan menuliskan perintah : gedit /etc/bind/named.conf.local
  3. Maka muncul notepad untuk mengedit. Tuliskan sintaks berikut ini pada file kosong tersebut.
  4. Simpanlah apa yang sudah kita edit dengan klik save dan close file tersebut.
  5. Lalu kembali ke terminal. Disini kita akan membuat file dengan cara meng-copy file db.local yang sudah ada di server bind agar tidak usah menulis ulang.
  6. Setelah itu kita edit hasil copy-an tadi dengan perintah berikut:
  7. Akan keluar window file lagi dan edit file tersebut dengan isian seperti dibawah ini. Bagian yang bertuliskan localhost kita ganti dengan nama domain sesuai keinginan kita. Jika sudah selesai mengedit, simpan apa yang sudah kita ketik tadi.
  8. Masuk ke terminal lagi lalu ketik perintah gedit /etc/bind/named.conf.local untuk menambah editan pada file named.conf.local.Akan muncul file named.conf.local kemudian edit file tersebut. Editlah pada bagian setelah zone yang kita edit sebelumnya. Setelah selesai, simpan perubahannya.
  9. Masuk ke terminal, tulis sintaks cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.192 untuk meng-copy file dari db.127 ke db.192
  10. Kemudian editlah db.192 dengan perintah gedit /etc/bind/db.192Muncul file db.192 lalu edit file tersebut.
  11. Lalu restart bind9 dengan perintah /etc/init.d/bind9 restart
  12. Tunggu proses restart nya kemudian akan muncul dua kondisi OK maka domain name yang kita buat sudah sukses.
  13. Untuk mengeceknya tuliskan perintah ping daf.com pada terminal.

Pembuatan domain name pun berhasil.

 

 

BAB III
KESIMPULAN

DNS memiliki kelebihan diantaranya DNS mudah untuk diimplementasikan diprotocol TCP/IP, DNS server mudah untuk di konfigurasikan (bagi admin), user tidak lagi direpotkan untuk mengingat IP address.

Sedangkan kekurangan DNS yaitu tidak tidak konsisten, tidak bisa membuat banyak nama domain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s